Usaha kecil sangat bervariasi dalam hal jenis produk dan layanan yang mereka sediakan, tetapi semua perusahaan perlu melakukan penjualan dan menghasilkan pendapatan untuk bertahan hidup. Ketika perusahaan tidak menguntungkan untuk waktu yang lama, pemilik mungkin terpaksa bangkrut untuk keluar dari pasar atau mengatur ulang bisnis. Sementara kurangnya profitabilitas adalah alasan utama untuk sebagian besar kebangkrutan, banyak faktor yang mendasari dapat menghambat kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan dan menyebabkan kebangkrutan.

Kondisi pasar

Kondisi buruk dalam perekonomian secara keseluruhan dan pasar tertentu di mana bisnis beroperasi adalah penyebab umum kebangkrutan. Perekonomian cenderung mengikuti siklus boom dan bust dari ekspansi yang cepat diikuti oleh jeda atau resesi. Selama periode bust, kepercayaan konsumen dan pengeluaran cenderung menurun, yang dapat menyebabkan pendapatan rendah. Perusahaan yang terlibat dalam ceruk pasar tertentu juga dapat rentan terhadap pergeseran preferensi konsumen. Misalnya, pemilik usaha kecil yang memiliki toko musik mungkin terpaksa menutup toko jika pelanggan mulai membeli unduhan digital alih-alih CD. Persaingan dari perusahaan besar adalah faktor pasar lain yang dapat memotong pendapatan perusahaan kecil dan menyebabkan kebangkrutan.

Pembiayaan

Pembiayaan adalah salah satu tantangan utama yang dihadapi usaha kecil. Banyak pemilik bisnis mengambil pinjaman untuk membantu membiayai operasi mereka. Jika bisnis mengalami kesulitan, pemberi pinjamannya mungkin tidak mau memberikan dana tambahan, yang dapat menyebabkan kebangkrutan. Bahkan jika seorang pemilik dapat memperoleh lebih banyak pembiayaan untuk menjaga perusahaannya tetap bertahan dalam jangka pendek, hutang yang tinggi membuat perusahaan lebih sulit untuk mendapatkan keuntungan karena harus membayar bunga atas hutang tersebut.

Pengambilan Keputusan yang Buruk

Kurangnya perencanaan dan pemikiran yang seimbang dapat menyebabkan keputusan tergesa-gesa dan kegagalan bisnis. Misalnya, pemilik bisnis mungkin menghabiskan waktu dan uang untuk mengembangkan produk yang dia yakini tanpa mensurvei pelanggan dan mempelajari biaya produksi untuk mengukur apakah produk tersebut dapat menguntungkan. Bahkan jika produk itu berguna, mungkin tidak layak secara finansial dari sudut pandang bisnis. Kurangnya pendidikan dan pengalaman di bidang keuangan dan manajemen dapat meningkatkan kemungkinan pengambilan keputusan yang buruk, tetapi tidak ada perusahaan yang kebal terhadap kesalahan.

Penyebab lainnya

Kebangkrutan dapat diakibatkan oleh sejumlah masalah mendasar lainnya yang menghambat profitabilitas. Beberapa faktor lain yang dapat menyebabkan kebangkrutan termasuk lokasi bisnis yang buruk, kehilangan karyawan kunci, tuntutan hukum yang diajukan oleh pesaing, dan masalah pribadi seperti sakit atau perceraian. Bencana tak terduga dan kegiatan kriminal seperti banjir, badai, kebakaran, pencurian dan penipuan juga dapat menyebabkan kesulitan yang mengarah pada kebangkrutan.

Jadi, jika Anda membutuhkan bantuan dengan transformasi model bisnis Anda, hubungi Jalkotku.

Apa Penyebab Kebangkrutan Bisnis?

Post navigation


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *